• Call: +62
  • E-mail: sahita.institute@hints.id
Sahita Institure
  • Home
  • About Us
  • Campaign
    • Trade Justice
    • Digital Justice
    • Energy Transtition
  • Collective Idea
    • Visual Movement
    • Article
  • News
  • Publication
No Result
View All Result
Sahita Institute
No Result
View All Result

Sikap Tegas Prabowo Berantas Korupsi Syarat Realisasi Hilirisasi Berkedaulatan Rakyat

February 4, 2025
in News
Home Collective Idea News
Share on FacebookShare on Twitter

Rabu, 23 Oktober 2024

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sahita Institute (Hints) melihat bahwa komitmen pemberantasan korupsi Presiden Prabowo Subianto adalah kunci untuk merealisasikan agenda hilirisasi sumber daya alam di Indonesia guna sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut mereka, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara tegas dan keras. Memastikan birokrasi dalam kabinet Merah Putih yang ‘gemuk’ tersebut mampu melakukan pelayanannya sesuai tugas dan fungsinya secara bersih dan sinergis serta mengatasi ego antar kabinet dan tradisi birokratis rente adalah sebuah keharusan!

“Semua itu harus dilakukan secara serius oleh Kabinet Prabowo-Gibran dalam kerjanya lima tahun mendatang, dengan tetap berjalan dalam koridor demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat,” tegas Direktur Sahita Institute (Hints), Olisias Gultom dalam keterangan pers yang diterima Holopis.com, Rabu (23/10).

Terkait hal itu, Olisias mengatakan, Sahita Institute (Hints) memiliki beberapa catatan kritis yang masih menjadi persoalan fundamental khususnya mengenai agenda pembangunan ekonomi melalui hilirisasi industri sumber daya alam dan digitalisasi di Indonesia dalam upaya mendorong agenda prioritas kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Pertama, soal hilirisasi industri. Klaim pemerintah atas agenda hilirisasi sumber daya alam sebagai manifestasi kedaulatan ekonomi Indonesia pada kenyataannya telah menghasilkan model pembangunan ekonomi yang cenderung disetir dan lebih menguntungkan kepentingan oligarki atau elit pengusaha nasional dengan dukungan birokrat berwatak pengusaha dan berpotensi memperkuat praktek perburuan rente. Tentunya ini juga membuat Indonesia akan terjebak pada ekstraksi yang berlebih dan tidak terkontrol yang dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar belaka dan meninggalkan pencapaian tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi rakyat,” tutur Olisias.

Terkait dengan pidato Presiden Prabowo yang menekankan bahwa kekayaan alam harus dikelola berdasarkan demokrasi yang berpusat pada kedaulatan rakyat untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia, Olisias berpendapat, maksud dari pernyataan itu adalah penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam oleh negara harus didasari pemahaman sebagai bagian dari kepemilikan rakyat secara kolektif. Penguasaan dan pengelolaan oleh negara pada prakteknya dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Tetapi kita tahu, bahwa BUMN telah menjadi lembaga yang dikenal korup dan menjadi alat memfasilitasi kepentingan bisnis rente para oligarki yang pada akhirnya membuat keuntungan yang seharusnya didistribusikan kepada rakyat menjadi tidak terealisasi. Oleh karena itu, pelaksanaan agenda pembangunan Hilirisasi yang seperti itu sesungguhnya telah melanggar konstitusi,” imbuh Olisias.

Jika memang Presiden Prabowo berkomitmen untuk secara berani dan tegas memberantas korupsi di Indonesia, menurut Olisias, maka sudah seharusnya prioritas agenda yang dilakukan pemerintahan Prabowo-Gibran adalah mereorganisasi kelembagaan seluruh BUMN dan mengembalikan pada Mandat Konstitusi yang sejati agar agenda hilirisasi sumber daya alam dapat dinikmati secara adil dan merata bagi kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

“Kasus-kasus seperti korupsi pada ‘korupsi timah’, ‘korupsi BTS’ dan lainnya harus segera dituntaskan sebagai wujud nyata janji sebagai presiden dan Wapres serta menteri. Karena, hal ini adalah adalah kunci penting dalam mewujudkan kedaulatan rakyat,” kata Olisias.

Kedua, sambung Olisias, terkait digitalisasi. Komitmen Presiden Prabowo memberantas korupsi akan dilakukan dengan pemanfaatan teknologi digital dalam segala proses administrasi dan birokrasi negara.

“Kami melihat bahwa teknologi digital yang memiliki potensi dan keluwesan yang sangat besar tetapi tetap saja memiliki kelemahan dan ancaman yang harus diwaspadai. Praktek-praktek pemanfaatan digital pada pelayanan publik seperti pendidikan, pelayanan tender (government procrument) selama ini belum terbebas dari praktek koruptif, bias diskrimintif dan sistem pengamanan data yang belum memadai,” ujar Olisias.

Pengaturan dan kontrol terhadap source code, khususnya pada semua pelayanan publik harus dilakukan dalam menjamin kinerja digital yang memadai dan efektif. Perlindungan yang berlebih terhadap source code atas nama kerahasiaan dagang dan hak cipta, hanya akan melahirkan sistem digital yang berpotensi merugikan masyarakat baik akibat bias negatif, algoritma yang merugikan dan pengambilan data serta sistem yang bertentangan dengan kemanusiaan. Bahkan berpotensi melahirkan cara korupsi baru dan pengambilan data strategis.

“Indonesia belum memiliki aturan yang tegas mengenai transparansi atas algoritma atau source code. Bahkan, Undang-undang Perlindungan Data Pribadi masih belum cukup untuk dapat menjamin adanya kontrol dan transparansi terhadap source code, khususnya dalam merespon perkembangan massif Artificial Intellegence (AI) yang dikuasai oleh perusahaan teknologi multinasional. Selama ini, berbagai upaya dilakukan untuk meliberalisasi aliran data lintas batas baik di perjanjian perdagangan bebas, WTO, dan G20 cenderung lebih melindungi kepentingan perusahaan teknologi multinasional dalam mengekstraksi data penting, strategis, dan menguasai hajat hidup orang banyak yang dilakukan dengan menjamin mereka mendulang profit,” tukas Olisias.

Redaksi : Tri Wibowo Santoso

Source : https://holopis.com/2024/10/23/sikap-tegas-prabowo-berantas-korupsi-syarat-realisasi-hilirisasi-berkedaulatan-rakyat/

Previous Post

G20 Diminta Hentikan Agenda Arus Data Lintas Negara

Next Post

Diskusi Publik Bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI, Pemerintah Belum Serius Melindungi Buruh Dalam Agenda Hilirisasi

Editorial

Editorial

Discussion about this post

Follow Us

  • Perdagangan global bukan cuma soal ekspor, impor, atau angka pertumbuhan ekonomi. Ada kepentingan besar, perebutan pengaruh, dan relasi kuasa yang ikut menentukan siapa yang diuntungkan dan siapa yang berisiko tertinggal.

Lewat dialog publik “Perdagangan Bebas di Persimpangan Jalan: Kebangkitan Nasionalisme Ekonomi dan Masa Depan WTO”, kita diajak melihat lebih kritis arah perdagangan dunia di tengah rivalitas negara-negara besar dan menguatnya proteksionisme.

#PerdaganganBebas #WTO #KeadilanEkonomi #KedaulatanEkonomi #RuangKebijakan
  • Perdagangan internasional kini tidak hanya dipandang sebagai instrumen efisiensi ekonomi, tetapi juga bagian dari strategi negara dalam melindungi kepentingan nasional dan keamanan ekonomi. Menguatnya nasionalisme ekonomi, proteksionisme, dan economic statecraft, termasuk perang dagang AS–Tiongkok, memunculkan pertanyaan mendasar: apakah perdagangan bebas sedang mengalami kemunduran, atau justru bertransformasi menjadi sistem yang semakin selektif dan strategis?

Di tengah perubahan tersebut, relevansi dan kapasitas WTO dalam menjaga sistem perdagangan multilateral berbasis aturan ikut dipertanyakan, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia yang membutuhkan ruang kebijakan (policy space) untuk pembangunan. 

Kegiatan dialog publik ini diselenggarakan oleh Fakultas HI Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi (MKE), diharapkan dapat menjadi ruang diskusi kritis bagi akademisi, praktisi, dan masyarakat sipil untuk membahas isu tersebut.

Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu/rekan-rekan anggota Koalisi MKE untuk hadir pada:

📌 *Dialog Publik: Perdagangan Bebas di Persimpangan Jalan: Kebangkitan Nasionalisme Ekonomi dan Masa Depan WTO*
🗓️ Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026
⏰ Waktu: 13.00 WIB - selesai
📍 Tempat: Ruang Teater, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Semarang

Terima kasih atas perhatian dan kehadirannya.

#KoalisiMKE #KeadilanEkonomi #UniversitasDiponegoro #UNDIP #AkademisiDanMasyarakatSipil
  • Here are a few glimpses of resistance from around the world.
ISDS threatens public policy space, social justice, and environmental protection. Let’s unite our voices during the **Global Action Days Against ISDS!*

#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @publicservicesinternational @lciti.fhui @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev
  • ISDS THREATENS OUR PLANET – PART 5

Video 5 - ISDS Attacks the Marine Environment 

Getting paid billions without even mining? Welcome to the reality of ISDS. ☣️

Even when governments enforce international marine protections—like UNCLOS—foreign investors can use complex corporate web structures to sue for "lost future profits". 🤯🙄

Corporations can extract millions from public coffers simply because a country chooses to protect its ocean. 🌊 

We can NOT allow secretive trade mechanisms to exploit our oceans and public money.

Join us to fight against corporate power through www.stopsids.global

Stay tuned for the next parts as we reveal how ISDS threatens our planet!

#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @publicservicesinternational @lciti.fhui @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev
  • ISDS THREATENS OUR PLANET – PART 4

Is it possible to stop ISDS? ⛓️‍💥⛔️

Absolutely—and countries are already doing it! 🌍

From Indonesia and India terminated outdated bilateral investment treaties, to Germany exiting the Energy Charter Treaty, governments worldwide are realizing the danger of corporate courts. 😵✊🏽

Our Governments must STOP fearing corporate scaremongering.

Evidence shows foreign investment relies on resources, market size, and infrastructure—not ISDS clauses.

We call on governments to stand firm, exit toxic investment treaties, and protect national policy space! 🚨

Join us to fight against corporate power through www.stopsids.global

Stay tuned for the next parts as we reveal how ISDS threatens our planet!
#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @publicservicesinternational @lciti.fhui  @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev
  • ISDS THREATENS OUR PLANET – PART 3

Resource sovereignty is under attack. 🛘‼️

As the race for critical minerals speeds up, Global South countries are facing the risks of ISDS.

When Governments enact raw material export bans, enforce local processing, or protect indigenous lands, multinational corporations use ISDS to sue for billions of US dollars. 💸 

In countries like Indonesia and the Philippines, these corporate threats hold indigenous rights, environmental protections, and national policies hostage. 😵

Therefore, we demand an end to investment treaties with ISDS permanently and prioritize community rights over corporate greed! 🫵🏼✊🏽

Join us to fight against corporate power through www.stopsids.global

Stay tuned for the next parts as we reveal how ISDS threatens our planet!

#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @publicservicesinternational @lciti.fhui  @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev
  • ISDS THREATENS OUR PLANET – PART 2

ISDS Attacks Tax Justice 

Who pays the price when your Government is being sued through ISDS? YOU do. 💸😰

Fossil fuel corporations often seek tax avoidance, when Governments ask for them to pay–they’re threatened with ISDS claims.

When corporations use ISDS to attack national policies, Government budgets take a massive hit.

Losing an ISDS case or even paying high-powered legal teams to defend against one, drains public funds that belong to the people. 💰👥

Fewer public funds means reduced budget for important public services such as healthcare, education, and social security programs. ⛓️‍💥📉

ISDS doesn’t just protect investors but it actively steals communities of their rights to public services. 🥷

Join us to fight against corporate power through www.stopsids.global

Stay tuned for the next parts as we reveal how ISDS threatens our planet!

#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree

IsdsOutClimateJusticeIn ISDSThreatensOurPlanet ClimateJustice StopISDS ISDSfree 

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @publicservicesinternational @lciti.fhui @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev
  • ISDS Threatens Our Planet - Part 1

ISDS Attacks Coal Phase Out

How are corporate courts blocking urgent climate action? ⚠️🌏
Imagine a mechanism where Governments are chilled from taking robust climate actions out of fear from getting sued by corporations.

Yes, the mechanism is called Investor-State Dispute Settlement (ISDS). It allows foreign corporations to sue governments in secret tribunals for billions of dollars whenever public policies ”threaten” their future profits. 🤯🤬

Clive Palmer’s case against Australia shows us that ISDS is being weaponized to delay coal phase-outs and evade democratic accountability.
When corporations can hold climate policy hostage, taxpayers end up paying the price. 

In pushing for an ISDS-free world, we join the global movement on the global days of action against ISDS. 

Join us to fight against corporate power through www.stopsids.global

Stay tuned for the next parts as we reveal how ISDS threatens our planet!

#IsdsOutClimateJusticeIn #ISDSThreatensOurPlanet #ClimateJustice #StopISDS #ISDSfree 

@pwypindonesia @resourcejusticenetwork @thirdworldnetwork @psiglobalunion @lciti.ui @pacificnetworkonglobalisation @aftinet @focussouth @bilaterals_org @powershift_ev

© 2022 - Sahita Institute

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
No Result
View All Result
  • Home
  • About Us
  • Campaign
    • Trade Justice
    • Digital Justice
    • Energy Transtition
  • Collective Idea
    • Visual Movement
    • Article
  • News
  • Publication

© 2022 Sahita Institute