• CAMPAIGN
    • Digital Justice
    • Energy Transtition
    • Trade Justice
  • COLLECTIVE IDEA
    • ART
    • Article
    • NEWS
    • PUBLICATION
  • GALLERY
  • Sample Page
Sahita Institute
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sahita Institute
No Result
View All Result
Home Collective Idea News

Pertemuan RI-Uni Eropa di Yogyakarta Diprotes, Aktivis: Untungkan Investor Asing, Rugikan Buruh dan Petani

admin_hints by admin_hints
January 30, 2024
in News
0
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Jumpa pers penolakan pertemuan RI – Uni Eropa di Yogyakarta, Senin (10/7). (GATRA/Arif Koes)

Yogyakarta, Gatra.com – Sejumlah lembaga masyarakat sipil menolak Perjanjian Kemitraan Komprehensif (CEPA) Indonesia dan Uni Eropa yang pertemuan putaran kelimabelasnya digelar di Yogyakarta pekan ini. Kerja sama itu dinilai merugikan Indonesia dengan menguras sumber daya alam dan memberangus hak asasi manusia (HAM). Penolakan disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi (MKE) yang disebut merupakan gabungan 38 lembaga. “Kami anggap pertemuan ini memberangus HAM dan bagian dari kapitalisme global untuk mengekang Indonesia terkait dengan isu tenaga kerja, lingkungan energi, dan sumber daya alam,” tutur Restu Baskara, perwakilan Koalisi MKE, usai jumpa pers di Sleman, Senin (10/7).

Perjanjian RI-UE itu disebut tindak lanjut dari penerapan UU Cipta Kerja dengan berbagai turunannya. “Pertemuan ini tidak menguntungkan Indonesia karena liberalisasi akan makin masif di sektor sumber daya alam,” ujarnya.

Dalam jumpa pers, Rahmat Maulana Sidik, aktivis Indonesia for Global Justice, menilai CEPA hanya menguntungkan investor dan tak menjamin perlindungan HAM juga mengabaikan hak atas kelestarian lingkungan hidup. “CEPA Indonesia – Uni Eropa akan mengatur tidak hanya ekspor dan impor, tetapi juga semua aspek kehidupan sosial, termasuk perempuan, pekerja, petani, nelayan, dan masyarakat adat,” paparnya.

Ia menyebut CEPA mengklaim akan mempercepat agenda transisi ekonomi hijau, terutama transisi energi. Namun hal itu tak mencerminkan upaya pelestarian lingkungan. “Pengaturan liberalisasi perdagangan dan investasi untuk memastikan akses dan rantai pasok bahan mentah kritis di bawah CEPA hanya akan mendorong perluasan ekonomi ekstraktif dan memperburuk krisis iklim global,” tuturnya.

Untuk itu, dalam tuntutannya, Koalisi MKE antara lain mendesak Komisi Eropa untuk tak mengadopsi Perppu Cipta Kerja dalam perjanjian CEPA, juga menghentikan ekstraksi pada perdagangan dan investasi yang merusak lingkungan. 

source : gatra.com

Previous Post

Between a mineral and a hard place Indonesia’s export ban on raw minerals

Next Post

Kerjasama Rantai Pasok Mineral Penting Memaksa Indonesia Inkonsisten Dengan Konstitusi

Next Post

Kerjasama Rantai Pasok Mineral Penting Memaksa Indonesia Inkonsisten Dengan Konstitusi

Recent Posts

  • Industrialisasi Dari Bawah
  • ISDS, Ancaman dan Risiko Ketika Investor Bisa Gugat Negara
  • IEU CEPA Alarm Peringatan Bagi Kedaulatan Digital Indonesia
  • Gerakan Rakyat Melawan Imperialisme Global di Tengah Tatanan Multipolar
  • Indonesia Di Tengah Badai Dunia

Recent Comments

  1. Siaran Pers Diskusi Publik Hilirisasi dan Perlindungan Buruh “Pemerintah Belum Serius Melindungi Buruh Dalam Agenda Hilirisasi” – Sahita Institute on Transformasi Ekonomi Berkedaulatan Rakyat Dari Perspektif Gerakan Buruh Indonesia
  2. Desakan Masyarakat Sipil Indonesia dan Eropa Agar PerundinganIndonesia-EU CEPA Tak Dilanjutkan – MKE | Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadlian Ekonomi on Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi (MKE) Layangkan Surat Terbuka Rakyat Indonesia Mengenai Perundingan IEU CEPA dalam Audiensi dengan Kemenko Perekonomian
  3. Desakan Masyarakat Sipil Indonesia dan Eropa Agar PerundinganIndonesia-EU CEPA Tak Dilanjutkan – Sahita Institute on Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi (MKE) Layangkan Surat Terbuka Rakyat Indonesia Mengenai Perundingan IEU CEPA dalam Audiensi dengan Kemenko Perekonomian

Archives

  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • October 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • November 2022

Categories

  • Art
  • Article
  • Campaign
  • Collective Idea
  • Digital Jusctice
  • Energy Transtition
  • News
  • Publication
  • Trade Justice
  • Uncategorized
  • CAMPAIGN
  • COLLECTIVE IDEA
  • GALLERY
  • Sample Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • CAMPAIGN
    • Digital Justice
    • Energy Transtition
    • Trade Justice
  • COLLECTIVE IDEA
    • ART
    • Article
    • NEWS
    • PUBLICATION
  • GALLERY
  • Sample Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.